Friday, 27 May 2016

Yes, I Do Love MySelf! An Ayuverdic Lifestyle (Part 2)

Haiiii,
Seperti janji saya di post sebelumnya, saya mau cerita lagi tentang Workshop The Timeless Secret for Modern Mom's Happiness (Ayuverdic Lifestyle) By Halo Ibu dan Zia Nichols. Jadi setelah Zia menerangkan dasar kebahagiaan, kami semua diminta menuliskan jadwal harian secara lengkap tengan jamnya. Saat itu saya sadar kalau sehari-hari jadwal saya kacau banget.! Maklum namanya juga kerja di rumah, jadi semau-maunya saya deh! :P

Jadwal saya hari ini bisa beda sama besok. Waktu bangunnya ga seragam, sehabis bangun kadang minum terus olahraga kadang langsung buka laptop atau langsung megang Sya. Wah malu sendiri lihat jadwal saya. x)

Setelah itu diterangkan bahwa setiap kita punya unsur masing-masing sejak diciptakan, ada 5 eleven dalam Ayuverda (Ether, Air, Fire, Water, Earth). Kelima unsur itu nantinya yang menjadi alat untuk menyeimbangkan hidup kita.

Nah taunya ga seimbang dari mana?

Dijelasin deh sama Zia ada 3 tipe dosha (gabungan unsur-unsur tadi) yakni Vata, Pitta dan Kapha, yang mewakili kepribadian dan sistem di tubuh kita. Kami semua ikut tesnya berpasang-pasangan karena tes pertama banyak mengenai fisik tubuh yang which is perempuan suka salah tafsir ama tubuhnya sendiri. Daguku double deh kayaknya, padahal ga. Jariku gede-gede nih, padahal biasa aja. Tulangku besar tau, kenyataannya ada yang lebih besar. :D

Setelah itu mengisi tes kepribadian. Hasilnya digabungkan dan ketemu deh Dosha kita apa (Saya Kapha-Pitta, setelah digabung dominan Pitta). Kalau mau tahu Dosha kamu apa bisa konsul sama Zia atau ikuti workshop berikutnya ya. ;) (promo detected!)

Ternyata untuk orang Pitta dominant unsurnya Api dan Air (Fire & Water) jadi kalau ga seimbang gampang marah-marah (saya banget! hahaha..), ga bisa lapar (iya saya kalau lapar judes banget! hehe..), dan ga sabaran (duh, bener semua). Nah saya merasa ga seimbang nih Pitta saya, padahal kalau seimbang saya bisa bebas sembelit dan jadi orang yang goal achiever banget tapi kenyataannya jauh dari itu. Saya jadi lebih banyak mimpinya daripada yang diraih, tiap hari berjuang untuk bebas konstipasi, dan bangun tidur badan suka lemas.

Zia pun menjelaskan mengenai jadwal harian, ternyata ada waktu-waktu tertentu untuk melakukan sesuatu.

  • Pukul 02.00 -06.00 (Vata): Bangun tidur baiknya di antara jam ini, badan pasti lebih segar kalau mau langsung dilanjutkan berdoa itu ibaratnya jalan tol, langsung cepat nyambung ke Tuhan. 
  • Pukul 06.00-10.00 (Kapha): Saatnya bergerak dan minum yang hangat untuk melancarkan pencernaan. Setelahnya mandi dan oles minyak ke tubuh untuk menutrisi kulit. Saya praktekan si pijat ini dengan Vico Bagoes, enaaakkk bangeett kulit jadi glowing, si Sya juga ketagihan sampai dibawa kemana-mana botol minyak kelapanya, lalu hilang deh si botol ditelan kolong meja atau lemari mana, entah. :)))
  • Pukul 10.00-14.00 (Pitta): Saat optimal untuk kerja dan makan siang karena tubuh kita on fire istilahnya. Untuk si Pitta kayak saya perbanyak makan sayur di jam segini dan porsi yang bank biar kenyang sekalian. Saya coba praktekin eh bener loh, saya biasanya suka ngemil lagi abis makan siang sekarang udah merasa cukup dan ternutrisi. Tubuh juga lebih ringan rasanya.
  • Pukul 14.00-18.00 (Vata): Siapa yang suka ngantuk jam segini? Tosss sama saya! Ini jam rawan buat tidur siang! Hahaha, ternyata wajar aja! Kalaupun ga tidur siang, jam segini bagus untuk hal-hal kreatif, kalau teman saya Ceu Fetty suka ngeblog jam segini katanya.
  • Pukul 18.00-22.00 (Kapha): Saatnya cuddle time, persiapan untuk tidur. Ga bisa tidur nyenyak dan temat waktu? Mungkin karena kita ga persiapkan diri untuk tidur. Mandi, redupkan ruangan, baca buku, mengobrol dengan keluarga bukan gadget, pasang essential oils, adalah cara-cara untuk persiapkan tubuh memasuki waktu tidur. 
  • Pukul 22.00-02:00: Periode Deep Sleep, sudah seminggu ini kami selalu tidur dengan lampu mati. Awalnya saya iseng cobain, eh ternyata Sya ketagihan (sebelumnya ketakutan) sekarang setiap mau tidur Sya sendiri yang minta"Bun matiin lampunya tolong" dan ia terlelap sampai pagi.


2 things you can choose are activities and food
Saya coba pelan-pelan, karena quote ini pas banget menurut saya:
Change Happens in Stages

Pelan-pelan saya bangun di jam yang sama, saya download aplikasi Fabulous di hp, make sure saya punya rutinitas pagi yang baik. So far, saya udah rajin ngeblog lagi kan, terus olahraga dan makan lebih sehat. Setiap bangun pagi, saya jadi bebas sembelit, lebih produktif, lebih bahagia, lebih adem ga gampang marah (jujur ini susah, kadang masih suka terlontar gitu aja tapi intensitasnya berkurang jauh) dan nerima bahwa nothing's perfect yang penting saya coba dulu untuk berubah, bahwa orang lain ga bisa selalu ngikutin maunya saya.

Now, I Do Love Myself!

So very super duper THANKS to Asthra (Halo Ibu) dan Zia Nichols atas kesempatan belajar hal baru yang bikini saya jadi jauh lebih baik. Makasih banget ya. Smoga Tuhan balas kebaikan kalian. (kiss and hugs)


Stay Happy! :)





Sunday, 22 May 2016

My Journey to Stay Happy (An Ayuverdic Lifestyle Workshop) PART 1

Dua blog saya sekarang diakhiri dengan kalimat 'Stay Happy :)', and it will on and on and on will be my last quote after each blogpost. :)

Tujuannya sebagai pengingat saya dan juga kalian yang baca, terutama wanita, untuk selalu BAHAGIA. :)

Why, karena jadi wanita itu gampang banget depressi! Well, seperti yang saya rasakan dulu. Padahal wanita itu jadi landasan keluarga, dimana suami bersandar, anak meminta dipeluk selalu, orangtua tetap minta perhatian. Begitu banyak peran wanita, kalau kita ga mampu bahagia ya efeknya langung berdampak ke keluarga. Umpamanya kita belum bisa hitung perkalian, saat ulangan pasti nilainya jelek, pas mau beli barang salah ngitung terus.

Jadi "Stay Happy" itu penting BANGET!

Saat kita galau, anak bahkan dari usia bayipun bisa menangkap aura galau, sedih, arah yang didapat dari ibunya. Efeknya anak akan meniru juga, nah siapa yang mau punya anak galau, rewel, suka marah-marah? Hebat banget orangtua yang mau anaknya begitu, pasti sabar banget itu orangtua, hehehe..

Nah mempraktekan si "Stay Happy" ini emang GA MUDAH tapi BISA, dan percayalah alam semesta ikut bersekongkol kalau kita punya niat baik. Salah satunya saat saya mau cari kebahagian, eh ada kuis di ig-nya Halo Ibu siapa yang regram bisa dapat free spot di Workshop The Timeless Secret For Modern Mom's Happines. And I got it! Yippikayeee!! :D

Jadilah hari ini seminggu yang lalu saya mendapat pencerahan di Club Kembang. Oot, Zia Nichols dan Asthra ternyata sekampus dengan saya, saya langsung merasa senasib sepenanggungan, hehe. Apalagi denger cerita mereka, how they find happiness and make peace within their self. Saya langsung berasa, aahhh that's so me! :))

Sesi dibuka dengan video Jada Pinkett Smith yang ditanya sama anaknya "How hard is it being a wife and a mother?" Jawabannya bisa ditonton di bawah ini.



Di video itu, Jada (ikrib!) berulang kali bilang kalau kita harus mengurus diri kita sendiri baru orang lain dan jangan ragu untuk itu. Mengurus diri sendiri bukan egois malah demi kepentingan orang banyak.

Zia pun memulai sesinya dengan mengumpakan air di ceret (apa bahasa indonesianya pitcher ya? hahaha) kalau mau dibagikan kan musti ada airnya, lalu bila airnya soda yang keluar soda juga begitupun bila kit marah di diri sendiri yang keluar pun amarah.

So that's why we need to be happy at the first top.

Gimana caranya? Ketahui apa yang bisa bikin kita happy. Dalam ayuverdic lifestyle jadi happy karena dua hal:
1. Kita punya tugas ke diri kita sendiri
2. Kita punya tugas lahir ke dunia ini

Sejak dibentuk dalam rahim kita sudah ditentukan takdirnya dan bentuk tubuh serta sifat dasar itu bagai mobil yang di design untuk mengantar kita ke tujuan, takdir.
Kalau bannya bocor, jalanan jadi tertunda. Kalau bensin habis, mobil mati ga bisa jalan, jadi lama perjalanannya. Tapi kalau perawatan mobilnya bagus selalu ada bensin dan ban cadangan, apapun yang terjadi di jalan bisa kita hadapi. Artinya kalau tubuh kita seimbang (selalu sehat dan bahagia) mau ada halangan apapun selalu bisa diatasi.

How to balance it? Gimana biar bisa sehat dan bahagia, gimana bisa nemuin apa tugas saya di dunia?

Karena buuaannnnyyyaaaak yang mau saya bagi, tunggu cerita saya di Part 2 ya.


Stay Happy :)











Wednesday, 18 May 2016

Big Bad Wolf Book Sale Indonesia 2016

Bagi pecinta buku, menurut saya ini salah satu event tahunan yang wajib didatangi! Gimana nggak, diskon buku import sampai 80%! Duh, namanya juga ibu-ibu ya ga bisa banget denger kata diskon! :))



Saya akhirnya menyeretkan langkah ke ICE BSD untuk PERTAMA kalinya tanggal 1 Mei 2016 demi bazar buku ini. Sesampainya di sana tebak apa yang terjadi??? MACET!
Kami sempat antri mau parkir, karena gerbang yang dibuka hanya gerbang E yang notabene dekat dengan lokasi bazar. Saat itu sudah jam 2 siang, tapi antusias pengunjung tinggi banget jadinya susah dapat parkir. Untungnya dapat parkir yang dekat pintu masuk. Kamipun langsung ngacir ke dalam ICE BSD.

Begitu masuk saya dan suami langsung mencar, saya nyari ke buku anak-anak, suami ke novel. Pembagiannya enak sesuai kategori jadi kita bisa langsung mencari buku yang diinginkan. Tempatnya besaaarrrr. Bukunya banyaakk, harganya mulai dari 30 ribu sampai ratusan ribu juga ada sih, yang pasti memang jauuuuhhhh lebih murah dari toko buku biasanya. Ga sampai setengah jam saya udah dapat 2 keranjang buat Sya.  Jadilah Sya mojok untuk seleksi buku kesukaannya dari dua keranjang itu dan saya lanjut cari buku untuk saya. Saat lagi asyik cari buku, saya dengar pengumuman seperti ini: Kepada Para Pengunjung karena ramainya pengunjung hari ini akan kami adakan sistem BUKA-TUTUP. Sekarang pintu masuk sedang kami tutup sampai pukul 7 malam!

Saya spontan ketawa, wah udah kayak di Puncak aja nih sampai buka-tutup segala. Tapi satu sisi saya senang bangeetttt karena suasana belanja bebas desak-desakan jadi asyik deh milih-milih buku dan ga berasa udah 3 jam di dalam! Ohya, saya sampai bawa koper segala, karena tips dari teman yang datang sehari sebelumnya.

Tantangan berikutnya mengantri di kasir,  yang panjaaanngg bener, saat itu udah mau maghrib kayaknya semua orang berebut ingin bayar agar bisa makan malam. Tapi antriannya tertib kok. Seneng deh ternyata banyak juga yang suka buku san semua pengunjung berbudi pekerti baik. Ga ada yang sampai berantem rebutan buku atau selak-menyelak antrian kasir.

Total belanja buku kali ini sampai 13 buku untuk saya dan Sya. Haduh kalo ga inget bayar cicilan sih rasanya pengen beli semua buku-bukunya. :)))


Sampai rumah, saya masih kebayang-banyang buku lainnya ga sempat saya lihat. Terus buka instagram juga, lihat hasil penemuan buku milik orang lain, duh jadi pengen lagi. Hahaha. :)))

Eh, omongan itu doa loh! Ternyata kakak ipar saya ngajakin kesana lagi, asyeekk ada alasan buat belanja buku lagi! :D

KALI KEDUA (Sabtu,  7 Mei 2016)
Belanja buku kali ini saya datangnya pagi-pagi. Kebetulan saya lagi menginap di daerah Alam Sutra, pas pagi hari saya bisa langsung berangkat ke ICE BSD.  Sampai disana jam 9an, dan  sudah ramai tapiiiii ga penuh. Kata petugasnya sih malam sebelumnya rame bangeetttt sampai kewalahan, antrian masuk aja sampai 2,5 jam! 

Ternyata tempatnya lebih luas dari yang saya datangi pertama kali,  dan koleksi bukunya lebih beragam lagi. Tapi di sisi kiri tidak ada pembagian buku berdasarkan genre. Waaahhh makin puas deh liat-liat bukunya. Karena ga mau kalap lagi, saya batasin budget cuma 250 ribu, ga boleh lebih! Eh saya dapat 4 buku: 2 buku masak, 1 buku sya 1 buku bacaan. Ponakan saya borong buku design sampai 2 kardus! Waaahhh puas. :D

APAAA, TIGA KALI?? (Senin, 9 Mei 2016) :P
Wah rekor deh bazar kali ini sampai saya datang 3 kali! Hehehe, tapi kali ini 'cuma' nemenin Sepupu dan Ponakan yang pengen mampir Big Bad Wolf Books. Awalnya sih nemenin tapi ujung-ujungnya belanja juga! Tapiiii, belanja kali ini cuma beliin titipan orang aja kok. :D
Saya sempat tergoda dengan Lego Harry Potter sih tapiii Legonya udah dicuri orang, hiks. :(
Sebenarnya acara BBW cuma sampai 8 Mei 2016, tapi karena masih banyak peminatnya diperpanjang satu hari. Di hari terakhir ini pas saya datang masih sepiiii, karena sudah hari kerja kali ya. Tapi pilihan bukunya ga sebanyak di awal acara. Saya dan saudara sampai pukul setengah 8 malam disana dan sempat bikin video ini buat kenani-kenangan. Halah! :)))

Berikut tips untuk persiapan Big Bad Wolf Books Tahun Depan:
1. Listing
Biar ga KALAP, yuk bikin list buku apa sih yang mau dibeli. Bisa di list dari nama pengarangnya, atau jenis bukunya, atau isi bukunya. Misal buat Sya tahun depan saya mau cari buku-buku belajar baca tulis dan mewarnai.
2. Survei Harga
Setelah bikin daftar buku, coba survei ke toko buku kira-kira harganya berapaan kalo normal. Karena ada beberapa buku yang harganya sama kayak Toko Buku.
3. Budgeting
Bisa juga biar ga kalap dikasih budget aja maksimal sekian! Ga boleh lebih, kalo kurang dari itu juga rugi, jadi harus pas. Hehe..
4. Datang Di Jam Makan
Dari pengamatan saya (cailah!) datanglah di jam makan, seperti jam makan pagi, makan siang atau makan malam karena cenderung lebih sepi. Mungkin sebagian besar pengunjung mikirnya makan dulu baru belanja kesitu.
5. Bawa Bekal
Bawalah bekal doa biar ga ramai, bekal uang biar lancar bayar di kasirnya, bekal minum dan makanan biar ga kelaperan. Hehe..
6. No Trolley
Kalau bawanya balita, mending ga usah pakai trolley, karena sempit jalanannya. Kalo balitanya tidur di gendong aja, atau ditaruh di keranjang belanjaan kayak Sya. :))
7. Bawa Koper
Kalau niatnya belanja banyak, bawa koper akan membantu pemindahan buku-buku dari dalam gedung ke mobil di parkiran yang harus jalan lumayan jauh. Ada juga sih pegawai yang bantuin angkut buku. Tapi kalau lagi ramai harus menunggu cukup lama.

Sambil nunggu bazzarnya lagi tahun depan daftar jadi member aja ke website Big Bad Wolf Books dulu supaya dapat tambahan diskon.

Stay Happy! :)

Berbagi

Jujur, akhir-akhir ini saya sering depresi. Bawaannya jadi gloomy terus dan gampang marah. Huhuhu. Kerjapun jadi uninspired banget, harusnya sebelum deadline udah selesai ini bahkan baru kelar setelah lewatin deadline. Blog jadi ga diupdate dengan tulisan baru. Entah ini semua karena banyaknya pekerjaan atau keadaan keluarga yang lagi ga kondusif (Selengkapnya bisa baca di sini).

Tapi kadang saya berpikir lagi, do we have to blame other for our own happiness?  

Mmm, kayaknya ga adil deh.
Lalu how to get HAPPY? 

Pertama: Saya sempat baca-baca buku yang menyenangkan biar tertular gembira. Cuma senang sehari besoknya murung lagi.
Kedua: Coba short gateaway lumayan efeknya sampai 2 hari, lalu moody lagi.
Ketiga: Belanja, ah ini mah efeknya sebentar banget.

Suddenly, ga ada angin ga ada hujan long weekend kemarin, saya kok rasanya ingin berbagi. Lalu saya lakukan, right after I gave things to other, beban berat itu hilang! Kayak ada batu ngeganjel terus tertiup angin, WUSH! langsung hilang tak berbekas. Kesedihan, kegalauan, dan hal-hal buruk lainnya berubah sepersekian detik jadi rasa bersyukur. Bersyukur saya tidur di tempat nyaman, bersyukur saya punya pilihan makanan, bersyukur saya bisa mengeyam pendidikan dan bersyukur dengan pekerjaan saya sekarang. Sekarang kalo saya tiba-tiba sedih atau gloomy lagi saya langsung ingat untuk bersyukur dan berbagi, sesedikit apapun dan ke siapapun yang ada di sekitar saya.



Stay Happy :)