Friday, 2 December 2016

7 Tempat Belanja Di Singapura*

Saya baru paham sekarang kenapa orang Indonesia dari jaman dulu senang belanja di Singapura karena harganya memang lebih murah apalagi kalau sale. Kapan musim diskonnya? Biasanya akhir tahun dan jelang hari kemerdekaan atau sekitar bulan Agustus, tapi ada beberapa waktu Singapore ngadain diskon besar-besaran atau beberapa mall yang pada dasarnya harga lebih murah.

Weits, Niken habis borong nih di Spore? Ga tuh, hehe.

Pas kemarin pergi ke Spore saya ketitipan saudara dan teman untuk beli beberapa barang. Saya sih bersedia aja, sekalian jalan-jalan pikir saya. Eh ternyata pas pulang saya butuh beli koper tambahan! Titipan yang banyak ditambah saya ga memperkirakan dimensi barangnya ditambah saya juga ikutan belanja. Untung saja ga usah nambah bagasi karena kalau nambah sekilonya dikenakan tambahan biaya 10 SGD! Lumayan kan bikin manyun, hehe. Saya naik Airasia yang kebijakannya beli bagasi di awal (saya beli 20 KG) dan stroller tidak dihitung saat masuk bagasi.

Ohya keuntungan lainnya belanja di Spore juga bisa tax refund di bandara atau konter GST jadi setiap belanja paspor kita dibawa ya kemana-mana. Minimal pembelanjaan 100 SGD dapat 5% refund.

Lalu kemana aja sih belanjanya?


Ini tempat favorit saya belanja soalnya buka 24 jam jadi bisa kabur kesini di pagi hari saat anak dan suami masih pules, hehe. Terus di sekitarnya juga ada makanan, dan Mustafa jual segala macam barang, mulai dari kebutuhan sehari-hari, obat-obatan, alat elektronik, sepatu, koper, makanan ringan, souvernir, perhiasan emas, kain, silahkan sebut, ada semua disini. Gedungnya aja gede beneerrrr dan ada 5 lantai dari Basement 2 sampai Lantai 3. Isinya penuh barang, jangan harap bisa bawa anak pakai stroller keliling sini karena jarak antar raknya tipiisss bener. Biasanya saya beli oleh-oleh disini untuk makanan, kalau souvernir lebih murah di Chinatown ya.

Dipilih-dipilih Sepatunya


Tips ke Mustafa di pagi hari masih sepi orang, atau malam hari lewat jam 10, jadi belanjanya ga berdesakan. Setiap selesai belanja, kantong belanjaan kita akan disegel untuk keamanan. Di Mustafa juga ada GST Counternya jadi seluruh nota belanja bisa digabungin untuk urus refund di Changi saat pulang. Tips lainnya harus jeli cari barang karena semua barang di tumpuk kadang yang mahal kelihatan murah, perhatikan harganya juga ya.

Salah Satu Rumah Makan Di Dekat Mustafa Center



Bugis juga dikenal untuk tempat belanja barang-barang fashion atau pernak-pernik lucu, tapi saya sih hunting makanannya soalnya ada kebab halal di tengah pasar bugisnya dan pedagang buah di bagian belakangnya, hehe. Kalau dari segi fashion sih lucu-lucu ya tapi harus pandai pilih bahan dan pilih penjual, biasanya naik ke lantai atas pilihannya makin modis dan harganya lebih murah. Bugis street mengingatkan saya sama Melawai pas jaman jaya-jayanya.

Suasana Bugis Market


Ohya kemarin saya mencari titipan kakak saya jadi deh saya mampir ke Bugis Junction dan ga focus karena dijual diskonan Watson, woaah coklat-coklat, snacks Jepang dan sabun bergelimangan dengan harga murah. Untung nemu titipan kakak saya, yang ternyata ada di push cart (bagian tengah Bugis Junction), saya juga melipir ke Innisfree buat beli sheet maskernya karena di sini belum ada, hehe lalu saya mencari koper besar di Big, eh nemu dengan harga murah! Meski merknya sih ga terkenal disini ya, tapi cukup memuaskan. Kalau perbandingan American Tourister 20 inch hardcase dijual mulai dari 169 SGD nah kalau disini kayaknya lebih deh mungkin 2-3 jutaan, kira-kira segitu perbedaan lebih murahnya.

Koper Diskonan!




Kalau ini sih jangan ditanya lagiii, semua brand ternama ada di sini. Pilihan mallnya beragam mulai dari Lucky Plaza, Takashimaya, Wisma Atria sampai ION Ochard yang hits silahkan dipilih. Lucunya kalau di Ochard saya ga berasa di Spore saking banyaknya yang ngomong Bahasa Indonesia, hehe. Sebagian besar sih brand-nya sudah ada di Indonesia, kalau yang saya lihat paling cuma 20% aja yang belum mampir buka cabang di Indonesia. Saya sempat merapat ke Lululemon (lalu ngeces liat tokonya bawannya pengen langsung Yoga ditempat), lalu mampir ke Uniqlo dan bajunya lebih murah dari di sini. 
Pak Suami Dorong Stroller Isinya Anak dan Belanjaan Di Orchard Road


Sephora ga mampir Ken? Ga ada yang mau dibeli, hehe. Saya mampir Wisma Atria juga yang nyambung ke Takashimaya dan bisa nyebrang ke Lucky Plaza. Di Wisma Atria saya mampir Typo, lihat-lihat Lush, Cotton On, yang dibeli? Ya makanan semacam Garret Popcorn, Laduree, sama Sushi Bowl gitu, enak deh.


Mall ini selalu ramai karena gabung sama stasiun MRT mau ke Sentosa Island. Isinya ya hampir sama kayak mall di Jakarta, kalau disini saya sarankan coba makanannya di lantai dasar. Enak-enaaakkk. Ohya ada Toys R’Us dan Candy Palace juga yang dulu sempat ada di Pondok Indah dan Blok M kalau tidak salah. Di bagian atas mallnya ada taman dengan sedikit pasir dan kolam untuk tempat bermain anak. Dari atas mall ini kita bisa lihat Sentosa Island. Lalu saya belanja apa ya? Saya belanja sepatunya Sya karena dia heboh main di kolam mini itu sampai sepatunya basah! Haha, jadilah kami keliling mall cari toko baju anak ada Mothercare dan Cotton On Kids. Sisanya kami beli makanan di lantai dasarnya, yup selalu nyari makanan, hehe.
Selalu Cari Makanan :D



Saya ga mampir kesini tapi saya lihat liputannya di Click Network. Pas menuju Science Museum, kami sempat melewati ini tapi ga bisa mampir. Jaraknya jauh dari tempat turis tinggal pada umumnya ya seperti Ochard, Bugis, China Town. Tapi kalau ada waktu kami pengen mampir juga karenaaaaa disini jual branded things dengan harga diskon, istilahnya factory outlet mall. Beragam brand ada disini mulai dari Coach, Cotton On, Nike, Adidas, dan lainnya.


Ini letaknya berdekatan juga dengan IMM dan Science Museum jadi kalau mau sih seharian sendiri main di daerah Jurong karena selain ada Science Museum juga ada Jurong Bird Garden sama Botanica Garden. Di Big Box bukan barang branded tapi lebih ke keperluan harian tapi dijual dengan harga lebih murah banget! Selebihnya bisa nonton di sini ya.

7.     Chinatown

Ini paling jarang saya datengin, cuma pernah sekali kayaknya karena penasaran tapi harganya sih relative murah ya untuk souvernir gitu. Mama saya ketagihan souvernir daster yang kami beli di China Town karena bahannya enak banget! Sayang saya ga nemu di Bugis ataupun Mustafa atau memang sudah ga ada ya?


Kurang Lebih Gambaran Belanja Di China Town Seperti Ini




Sebenarnya masih banyak tempat belanja di Singapore seperti Marina Bay Sands dengan barang mewahnya atau Expo dekat Changi Airport dengan barang pameran dan factory outletnya, tapi berhubung saya cuma sambil lewat aja dan belum tertarik beli barang disitu jadi ya ga bisa kasih review, mungkin lain kesempatan ya. Terus hampir setiap MRT station yang ada persimpangan koneksi atau jalurnya pasti ada mall atau tempat belanjanya disitu jadi dimana-mana isinya ya mall, tempat makan, food court dan MRT, hehe. Mungkin teman-teman punya tempat belanja favorit kalau ke Singapore? Let me know di kolom komentar di bawah ya, nuhun.

Tips dari saya belanja seperlunya aja dan rasional yang ga ada di Indonesia atau lebih murah disana (dan memang dibutuhkan) silahkan aja beli asal ga kelebihan bagasi, karena bayar kelebihan bagasi itu nyesek maakk.. :P

Karena banyak jalan di Spore pastikan sepatu nyaman ya dan bawa pain killer untuk kaki seperti balsem, koyo atau krim pereda sakit, hey jangan bohongin umur kawan, hehehe.


Stay Happy! :)







*7 tempat belanja ini sudah dilengkapi directionsnya di google maps










No comments:

Post a Comment