Sunday, 18 December 2016

Cerita Pengantar Tidur 1: Alika Ga Mau Mandi

Sebenarnya ini cerita karangan saya untuk Sya yang diciptakan sebelum ia tidur. Jadi kebiasaan kami sebelum tidur adalah baca buku cerita atau majalah anak-anak, tapi setelah itu Sya minta saya mengarang cerita sendiri. Kalau diingat-ingat ceritanya udah banyaak sekali, dari yang ngasal plotnya sampai yang bagus. Tapi karena tidak saya tulis kembali, seringnya saya lupa,  yah namanya juga ngarang indah nan ngasal di ambang mata ngantuk kan, ya mana ingat, hehe. Tapi ternyata Sya suka ingat garis besar ceritanya,

"Cerita yang kancil itu loh Bun, ketemu temannya di sekolah terus kancilnya bilang apa sih, Sya lupa?" tanya Sya penasaran.
"Yah sama dong Bunda juga lupa Sya," ujar saya tanpa dosa. Lalu Sya cemberut, kemudian hati emaknya mencelos, hehe.

Jadii biar ga lupa, cerita karangan saya yang dia suka mau saya posting di blog. Supaya teman-teman yang baca juga bisa ceritakan ini ke anak karena manfaat bercerita itu banyak sekali seperti yang sudah pernah saya tulis sebelumnya. 


Doakan supaya saya rajin mengabadikan karangan indah sebelum tidur ini ya. Silahkan bila teman-teman suka boleh share cerita ini tapi tidak untuk dimuat ke majalah atau publikasi lainnya tanpa seiijin saya ya. Niat saya supaya teman-teman ada inspirasi untuk bercerita kepada anak dengan cerita yang mudah dan dekat sama kehidupan sehari-hari. Sepakat untuk tidak copas ya? :)

Here we go.. 

Alika Ga Mau Mandi

Di pagi hari yang cerah Alika terbangun dari tidurnya bertepatan saat Ibu mengetuk kamarnya.

“Selamat pagi Alika, yuk mandi”ajak Ibu.
“Ga mau ah Bu, Alika ga suka mandi,” Alika langsung cemberut.
“Loh kenapa ga suka mandi? Nanti Alika bisa gatal-gatal loh, kan banyak kuman di kulit Alika yang bisa bikin gatal” jelas Ibu.
“Abis dingin Bu, nanti Alika menggigil. Ga kok, Alika ga akan gatal-gatal,” ujar Alika dengan yakin.
“Ya sudah, Ibu mau ke pasar, Alika mau ikut?”
“Mau Bu, tapi ga usah pakai mandi ya,” Alika langsung beranjak dari tempat tidur.
“Oke, tapi kalau nanti gatal-gatal Alika sendiri loh yang ga nyaman. Lekas ganti baju, Ibu tunggu di teras ya.”
Alika pun bergegas mengganti baju tanpa mandi, dan langsung menyusul Ibu ke teras.

Sesampainya di pasar, matahari cukup terik membuat Alika berkeringat. Lambat laun kulit Alika terasa lengket, dan lama-lama gatal. Aduh! Bagaimana ini Alika tak tahan dengan gatalnya, ia mulai menggaruk pelan-pelan.
“Kenapa Alika? Gatal ya” selidik Ibu.
“Ga kok Bu, cuma keringat aja,” kilah Alika.

Semakin lama rasa gatalnya semakin menjadi. Apalagi saat Ibu meminta bantuan Alika bawa kantung belanjaan.
“Aduh! Bagaimana cara menggaruk gatal di tubuhku?” tanya Alika dalam hati.

Akhirnya Alika tak tahan, ia menggaruk dengan punggung tangan, lalu menggaruk belakang telinga dengan bahu dan tak luput jari kakinya menggaruk betis.
“Ya ampun gatalnya!” jerit Alika salam hati.

Ibu yang melihat Alika gatal sana-sini jadi tak tega dan segera mengajak Alika pulang.

Sesampainya di rumah, Alika langsung lari mengambil handuk dan mandi! Digosoknya seluruh bagian badan dengan sabun, tak lupa selipan jari, ketiak, dan belakang lutut serta punggung.
Alikapun mencuci rambut dengan shampoo dan menyikat gigi dengan pasta gigi.

Selesai mandi Alika mengeringkan dengan handuk dan berpakaian.
“Haaahhh legaa, Alika ga gatal lagi,” ujar Alika setelah selesai mandi.
“Jadi besok pagi mau ga mandi lagi?” tanya Ibu.
“Ga mauuu, Alika mau rajin mandi biar ga gatal lagi Bu!”
Hahaha, Alika akhirnya jera karena gatal akibat tidak mandi itu sangat ga enak. 
Teman-teman mau gatal-gatal seperti Alika?



No comments:

Post a Comment