Thursday, 9 February 2017

GET MUSICAL!

Hai, kamu kapan terakhir nonton pertunjukan? Sekarang saya jadi tahu rasanya penggila konser atau pertunjukan seni. Ternyata itu nagih banget ya memang.


Lagu yang bikin merinding: Yogyakarta
Jadi ceritanya saya dapat tugas dari salah satu brand untuk live tweet di acara yang mereka sponsori. Live tweet pertama tentang Kla Project, Love, Passion & Culture. Ini konser Kla Project entah udah yang ke berapa kali saya juga kurang tahu pasti. Awalnya saat ditugaskan saya sih oke-oke aja, ga mengharap bakal sesuatu yang wow. Ah paling kayak liputan biasa, foto-foto, sent ke social media, di tengah konser saya pulang, done! Soalnya saya ga begitu suka Kla Project dan ga tau banget lagunya.



Ternyata saya malah betah! Haha, saya menikmati banget konser Kla Project karena keren banget! Kalau tata panggung sih ya standarlah tapiii arasemen lagunya berkolaborasi sama musisi tradisional serta penampilan tarian tradisionalnya itu loh bikin saya merinding! Keren banget!

Atsmosfir penontonnya juga keren, cara personil berinteraksi dengan penonton udah akrab banget dan mengalir. Jadi sepanjang konser itu kita terpukau, nyanyi bareng, joget bareng bahkan tertawa bareng dengan humor yang dilontarkan Papi Lilo. Bahkan ada beberapa lagu yang sangat menghipnotis seperti Yogyakarta, iringan gending jawa dan gerakan lemah gemulai para penari jawa ditambah permainan cahayanya bikin kita kayak disedot masuk ke alam lain yang tenang, syahdu, misterius dan membuai!

Wow, I’m amazed by myself ternyata sangat menikmati pertunjukan kali ini. Pantesan tiketnya sold out padahal harganya lumayan juga.

Yang berikutnya nonton opera dari Teater UI. Kali ini saya lagi-lagi menganggap remeh, abis lokasinya bukan di gedung teater Jakarta yang kece itu melainkan di teater Ismail Marjuki yang sebelahnya bioskop. Lokasinya ya agak tak terawat, lagi-lagi saya pikir (kebiasaan judgement duluan ya saya, hehe) ini acara mahasiswa banget yang low budget paling yang nonton juga sedikit. Menengok dekorasinya ya seadanya banget bahkan photobooth-nya, maaf ya, kayak ga niat.

Sebelum acara dimulai sempat gladi bersih dulu yang telat dan memakan waktu lama. Lalu saya dengar suara teriak-teriak para anak teater mungkin latihan vokal dan prononsiasi. Saya jadi inget masa-masa kabaret dulu di kampus (yup, saya pernah ikutan kabaret loh :D), tapi bedanya kalo kabaret suaranya sudah di rekam tinggal kita hapalin mimik dan gerakannya saja.

Hari semakin malam, jam 8 Three Penny Opera dari Teater UI akan dimulai. Saya mengambil tiket ke panitia di bagian pintu masuk pengunjung. Lah kok, yang nonton banyak banget! Ga cuma mahasiswa ada juga dosen-dosen sampai orang tua dan kakek-nenek. Wow! Seketika bangku penonton mulai terisi. Gong berbunyi, tanda opera dimulai. Dibuka dengan nyanyian bersama para aktor yang bagus sekali!

Semua aktor terlihat luwes membawakan perannya, meskipun ada hal-hal yang diluar skenario seperti kain melorot, terpentok kotak kayu, sampai mic mati penonton tetap terhibur dengan improvisasi cerdas. Apalagi saat nyanyian, semua aktor keren banget menyanyinya, didukung ekspresi yang menjiwai, jadinya pas. Saya jadi terlena menonton pertunjukan hampir 2 atau 3 jam ya, saya lupa, hehe.

Karena dua pertunjukan musik tadi saya jadi ketagihan nih, semangat mau datang lagi kalau ada pertunjukan musik keren. Kamu ada info pertunjukan apa yang akan ada di Jakarta bulan Februari atau Maret?



No comments:

Post a Comment