Sunday, 22 October 2017

CLEAN UP YOUR TEETH!



Menjaga gigi anak jaman now tuh susah banget ya? Seperti gigi Sya, begitu tumbuh dua gigi di depannya sudah ada garis cokelat yang beberapa bulan kemudian tiba-tiba patah saat Sya tidur. Jadi kalau senyum kelihatan deh giginya gumpal. Kata dokter anak, itu karena kandungan asi saya banyak mengandung gula.
 
Gigi Syakira ada yang patah di bagian depan
Apalagi saat anak sudah bisa pilih makanannya sendiri, pasti ga jauh-jauh dari yang manis ya permen, ya es krim, ya cake. Kadang kita sudah coba cegah, tapi begitu ada acara atau ada keluarga kasih ke anak tanpa sepengetahuan kita.  Begitu gigi anak sakit, kita deh yang kalang kabut karena belum tentu anak mau diajak ke dokter gigi. Alasannya? Takut!

Sya sudah merasa ngilu di giginya dari tahun lalu. Saya langsung kepikiran ajak ke dokter gigi yang menyenangkan untuk anak. Oke, saya pilih dokter gigi dengan dekor warna pink fuschia kesukaan Sya, seminggu sebelumnya saya ceritakan tentang dokter gigi yang baik membantu kita, dsb. Sudah sampai sana, boro-boro anaknya buka mulut, duduk di kursi periksa aja nangis kejer. Gagal deh.

Setahun kemudian, tiba-tiba Sya punya ide minta ke dokter gigi. Takut gagal lagi kan, kayak sebelumnya, jadi permintaan Sya sempet saya cuekin. Kira-kira ada sebulan Sya mengulang-ngulang minta ke dokter gigi, baru akhirnya kemarin saya kabulkan. Itupun kebetulan saja, karena saya habis ke salon Moz di Radio Dalam, jarak beberapa meter ada dokter gigi JnJ Detal Care. Ya dicoba aja deh pikir saya.



Kali ini saya ga berani berharap banyak, kalau anaknya mogok lagi yaudah langsung pulang karena dekat rumah juga. Eh ternyata Sya semangat banget loh apalagi di ruang tunggunya ada mainan untuk anak-anak.



Biar ga tegang, Sya juga dapat hadiah boneka kecil. Ah, bisa aja nih dokter.



Begitu masuk ruangan, saya sih langsung suka soalnya bersih. Dokternya juga komunikatif. Pertama gigi Sya difoto dulu, fotonya tampil di tv dan layar dekat tempat duduk Sya, lalu dijelaskan apa aja masalahnya dan langkah apa yang akan diambil dokter. Sebelum dimulai, dokter menanyakan apakah saya setuju. Saya mah setuju aja kalau gigi Sya dibersihkan dan ditambal, selama anaknya bersedia. Syakirapun mengangguk tanda setuju.

Awalnya Sya sempat ketakutan dengan selang penyedot air, tapi kemudian dijelaskan dan diperlihatkan cara kerja alat tersebut, jadi Sya berani deh. Salut juga dengan kesabaran dokter dan asistennya, pelan-pelan menjelaskan sambil kasih tunjuk langsung ke anak balita, jadi mereka nyaman baru deh dimulai perawatannya.







Perawatan memakan waktu 30 menit, setelah itu Sya senang banget bisa senyum lebar lagi. Kamipun beralih ke ruangan di sebelahnya yang beda warna, kali ini gilirah tetehnya Sya yang dirawat giginya, ternyata kasusnya lebih parah sehingga harus di rontgen. Nah, saya juga baru tahu di JnJ Dental Care ini udah lengkap alat-alatnya jadi, ga perlu pindah tempat buat rontgen. Sebentar aja rontgen di lantai lain, Teteh udah balik lalu giginya di scaling dan diberi fluoride jadi lebih bersih dan lebih cerah satu tingkat dari warna gigi biasa.

Bagaimana dengan saya? Karena ga ada rencana ke dokter gigi sebenarnya, jadi saya ga ikut perawatan deh padahal pengen coba melihat dokternya handal-handal dan komunikatif jadi ga serem sama sekali dengar bunyi bornya serta fasilitasnya lengkap.

Soal harga memang agak lumayan ya, untuk tambal per satu gigi itu mulai dari 500 ribu, scaling dengan fluoride itu kira-kira 750 ribu dan rongent gigi 350 ribu. Tapi kalau ingin kualitas bagus dengan suasana nyaman sih ga salah mampir J n J Dental Care. Mereka ada beberapa cabang sih, bisa juga cek langsung instagram JnJ Dental Care untuk harga dan lokasi. Btw, ini ga berbayar loh. Siapa tahu bisa jadi referensi dokter gigi untuk anak. :)






No comments:

Post a Comment