Wednesday, 22 November 2017

BELAJAR KERJA DI KIDZANIA




Halo, balik lagi duo September Kheista dan Syakira playdate. Kali ini mereka belajar kerja loh!

Ih, eksploitasi anak!

Ya tentu tidak lah, kerjanya menyenangkan kok di kota bernama KidZania. Dari namanya saja sudah jelas ini kota yang tercipta khusus untuk anak-anak. Jadi jenis kerjaannya anakable (bahasa apah ini ken?) banget kok, alias si kecil dari usia 4 tahun sudah bisa ikutan main.




Read More:

Memang sengaja Sya baru main sekarang soalnya kalau masih kecil cuma bisa main di playground khusus anak-anak dan perpustakaan gitu. Kan sayang, padahal tiket masuknya lumayan loh untuk anak 4-16 tahun dikenai biaya 150.000, dewasa (17-64 tahun) 85.000 anak 2-3 tahun (50.000). Mau masuk gratis? Usianya harus diatas 65 tahun dulu ya. (sstt, saya baru tahu juga pas lagi nulis ini, kalau pakai BCA dan Mandiri ada diskon 35% sedangkan BRI diskon 50%, lumayan banget!)

Begitu sampai lantai 6 Pacific Place, saya langsung ke bagian tiket yang bentuknya kayak bagian check-in di bandara. Segera saya tunjukan id tiket dari Traveloka (lumayan diskon 30 ribuan), ternyata harusnya saya pesan tiket h-1 kalau mau pakai Traveloka. Tapi pertugasnya baik hati sih, lihat ibu hamil berduaan doang ama bocah, jadi dibantu deh pengurusannya. Tiba-tiba kami dipakaikan gelang tanda masuk. Terima kasih mas-mas petugas yang baik hati!

Masuknya lewat metal detector ala-ala bandara banget deh. Dan makanan disita! Ga boleh bawa makanan dan minuman dari luar ya, atau bisa juga sewa loker seharga 20.000.

Saya kira bakalan sepi, secara dari luar adem ayem aja. Begitu masuk, waduh ramai banget! Kebanyakan rombongan dari sekolah ya.






Bentuknya benar-benar kayak kota kecil, ada pom bensin, radio, kantor koran, studio foto, teater, hotel, toko makanan (pizza, donat, burger, nugget, the, cokelat, wafer, mie), studio menari, rumah sakit, penjara, bank, pemadam kebakaran, minimarket, poles sepatu, pabrik sepatu, pabrik buku tulis, salon, disko, dan masih banyak lagi. Detilnya bisa klik di website resmi Kidzania ya kalau ga salah ada 64 arena! Ada dua tingkatan di dalam Kidzania, tingkat pertama dan kedua (mezzanine).





Setiap area permainan rata-rata ada batasan umurnya seperti 4+, 6+, 7+ dan batasan jumlah peserta karena ruangannya kecil-kecil dan supaya mainnya puas. 




Arena pertama yang Sya dan Kheista coba adalah Dokter Gigi. Mereka berdua diwajibkan antri loh! Jadilah kedua bocah mungil ini antri dengan tidak tenang, kadang duduk kadang berdiri sambil tengok-tengok ke dalam ruangan.




Giliran mereka tiba! Wah senang banget nih pakai baju dokter gigi. Awalnya mereka diajak nonton tentang kesehatan gigi kali ya, emaknya nebak karena ga bisa dengar apa-apa kecuali lihat mereka dari luar saja. Setelah itu mereka ‘praktik’ deh periksa dan obatin pasiennya. Selesai kerja mereka dapat gaji loh! Hihihi, senang banget mukanya terima uang hasil keringat sendiri, cailah!






Yeay Gaji Pertama!


Saking ramainya, setelah dari dokter gigi kami sempat berputar-putar dulu cari arena yang tunggunya ga lama. Seperti pabrik cokelat salah satunya. Pantesan ga antri soalnya anak cuma diajak nonton. Padahal ada chocolate fountain yang menggiurkan.



Kemudian dewi keberuntungan memihak pada kami, alhamdulillah rombongan dari sekolah mulai meninggalkan arena KidZania. Kalau dihitung-hitung ada lebih dari 5 sekolah (dilihat dari seragamnya) yang berbeda ikut main ke KidZania hari ini. Bukan cuma anak-anaknya saja, orangtuanya juga ikut nganter. Kebayang kan penuhnya kayak apa.

Pukul 3 sore, KidZania mulai sepi. Jadilah Sya dan Kheista puas menjelajah, mulai dari dokter gigi ke pabrik cokelat lalu salon. Kemudian bikin nugget, melipir jadi apoteker, lalu turun ke bawah jadi suster perawat bayi dan terakhir menabung hasil ‘gaji’ mereka di bank dan dapat ATM sendiri.

Jadi Apoteker





Bahagia Dapat Gaji

Lagi Nabung di Bank



Sebenarnya masih ada 15 menit lagi sebelum tutup tapi sudah tidak bisa main apa-apa lagi. Durasi setiap arena minimal 20 menit. Sya dan Kheista sempat sih lihat-lihat arena yang belum dikunjungi, lalu mereka bilang deh kapan-kapan main lagi ya!



Emaknya pun senang karena anak belajar menghargai usaha mereka sendiri. Gaji mereka itu nanti bisa dibelikan souvernir di department store-nya KidZania. Selain itu bisa juga jadi member tetap yang nantinya dikasih paspor sebagai kartu anggota. Bisa dipakai di KidZania manapun (Jakarta, Singapore, Jepang dan Malaysia, dll).








No comments:

Post a Comment