Tuesday, 21 November 2017

FESTIVAL LAHIR 2017





Tempo hari saya sempat post di Instagram dan Facebook tentang Festival Lahir, banyak yang berpikiran acara ini hanya untuk ibu hamil saja. Padahal acara ini untuk keluarga Indonesia dan para Ibu loh bahkan tenaga medis atau orang yang berkecimpung di dunia kesehatan keluarga.


Di Festival Lahir banyak sekali ilmu yang didapatkan. Mulai dari persiapan kehamilan yang baiknya 3 bulan sebelum pernikahan oleh dr. Ridwan Sude, SpOG (akan ada post berbeda mengenai ini ya). Lalu apa yang bisa dilakukan selama kehamilan agar senantiasa fit dan bayinya sehat normal.

dr. Ridwan Sude, SpOG


Keterangan lebih dalam mengenai Gentle Birth bukan sekedar trend oleh tim Nujuh Bulan Studio sebagai pelaksana Festival Lahir (dibantu oleh Sessa Xuanthi Project). Nujuh Bulan Studio ini terletak di bilangan Bintaro, mereka mengkhususkan diri sebagai pendamping ibu untuk persiapan hamil, kehamilan, kelahiran dan post partum. Ada beragam kelas yoga dan kelas edukasi untuk ibu berserta keluarga.

Tia Pratigno salah satu pendiri Nujuh Bulan Studio


Shinta Joy - Irma Syahrifat - Tia Pratigno - Ashtra Effendy : Punggawa Nujuh Bulan Studio


Bagaimana melahirkan tanpa sakit dengan hypnobirthing oleh Bu Lanny Kuswandi pendiri Hypnobirthing Indonesia. Saya terkagum-kagum dengan cerita salah satu aktris yang melahirkan tanpa rasa sakit dan cuma 3 jam saja!


Ibu Lanny Kuswandi Pelopor dan Pendiri Hypnobirthing Indonesia


Proses melahirkan Ibu juga dibantu Bidan dan Doula. Di Festival Lahir dijelaskan lebih lanjut apa saja sih fungsi Bidan (yang saya tahu cuma menembantu dokter kandungan saja), Doula dan konselor Laktasi. Ternyata Doula sudah ada sejak dulu sebagai pendamping dari segi non medis. Maksudnya bagaimana, Ken? Misalkan Ibu hamil kan suka bingung kalau keluar flek atau kontraksi palsu, mau nanya ke dokter kandungan segan, nanya ke teman jawabannya beda-beda, nanya ke orangtua takut panik, nah Doula ini nanti yang mendampingi agar Ibu Hamil bisa tenang selama proses trimester akhir hingga persalinan dan masa setelah melahirkan.

Read More: Perlukah Pakai Doula?

Bidan Eri Marjoko (berdiri) Doula Irma - Doula Rika Amani Birth - Doula Della - Bidan Shalsabila

Setelah anak lahir dibahas juga mengenai kesehatan anak dengan dr. Waldi Nurhamzah, SpA yang menerangkan penyakit umum terjadi pada anak, mulai dari demam sampai thypoid dan kuning. Banyak orangtua yang langsung curhat penyakit pada anaknya atau anak yang dikenalnya. dr. Waldi menjelaskan dengan terbuka dan penuh humor, sesi 1 jam ga cukup deh rasanya! Saya juga baru tahu kalau beliau praktik di daerah Pondok Pinang dan menganut RUM (Rational Use of Medicine).

dr. Waldi Nurhamzah, SpA


Kemudian membahas pentingnya ASI lalu kemudian MPASI yang baik itu seperti apa. Apakah spoon feeding atau BLW (Baby Lead Weaning), apakah anak didudukan di meja makan atau tidak. Semua dibahas lengkap oleh dr. Ratih Ayu Wulandari IBCLC yang juga konselor laktasi dan MPASI serta Kushandari Arfanidewi (@kelincitertidur) yang menerapkan BLW pada sang anak.




Read More:
MPASI: Spoon Feeding atau BLW?

Sesi terakhir membahas perjalanan menjadi Ibu dari Ayudia Bing Slamet, Revalina S. Temat dan petinggi BukaLapak.com, Evi Andarini.


 * * *

Secara keseluruhan materinya menarik banget dan bermanfaat, padahal saya sudah anak kedua tapi ilmu ini terasa baru. Mungkin karena saya baru mendalaminya ya. Benar-benar tercerahkan deh, seperti dibanjur kesegaran mata air pegunungan, aaahhh. Sepulang dari Festival Lahir langsung deh transfer ilmu ke suami dengan semangat 45! Alhasil saya kelaperan banget (padahal selama acara sudah dikasih makan dan kudapan), dan diganjar all you can eat baru puas. Antara rakus sama lapar beda tipis ya, hehe.




Selain kelas indoor dengan tiket mulai dari 750 ribu (per orang) sampai 1,2 juta (per pasangan) ada juga bazar makanan, dan keperluan ibu serta anak. Tersedia juga kelas di luar ruangan yang bisa bayar per kelas saja seperti Montessori Anak dari Litukanya Project, Baby Wearing dan Yoga PostPartum dari Nujuh Bulan Studio. Selain itu halaman Bumi Apsari disulap buat piknik asyik dan seru dengan mainan anak dan dekorasi gemas dan masuknya gratis!






Saya harap sih tahun depan ada lagi Festival Lahir dengan skala yang lebih besar kalau bisa di Silang Monas atau pas Car Free Day. Hihihi, bikin pusing panitianya deh.  Tapi ilmu ini penting untuk semua keluarga Indonesia dan yang mau berkeluarga. Sepenting itu hingga perlu dibuat skala besar. Jadi pastikan datang ya ke Festival Lahir berikutnya! :)


No comments:

Post a Comment