Saturday, 6 January 2018

DADAKAN KE KUNTUM NUSERY


Akhirnya sampai juga kami ke Kuntum Nusery. Udah lamaaaa banget pengen kesini tapi belum jodohnya kali ya, jadi gagal terus deh. Eh, tiba-tiba hari itu saya, Sya dan suami yang lagi main ke Bogor bisa janjian dengan teman saya, Mbak Intan dan R main ke Kuntum Nusery. Wah double happiness!

Sejak jadi Ibu, agenda bisa berubah sewaktu-waktu. Biasanya kalau sudah janji ini itu suka ga kesampaian, padahal pengen banget misalnya ketemu teman atau playdate ini itu. Biar jadi, saya dan sahabat-sahabat janjian di menit-menit terakhir dengan ada embel-embel “semoga besok jadi ya”. Ada yang senasib? :)



Nah kali ini lebih mendadak lagi, pas saya lihat instastorynya Mbak Intan ada di coffee shop dekat saya saat itu, langsung saya DM untuk ajak main ke Kuntum Nusury. Ajaibnya Mbak Intan dan R setuju karena rumah mereka juga arahnya setelah Kuntum Nusery dan sudah setahun ga main kesana, wah pas banget!

Cuaca hari itu gerimis malu-malu, 5 menit gerimis 10 menit reda menyisakan angin sepoi-sepoi. Jadi makin asyik deh main di Kuntum Nusery. Alhamdulillah banget ga begitu ramai dan arus lalu lintas termasuk lancar. Jam 2 kurang kami sampai dan langsung masuk dengan bayar tiket 40 ribu rupiah, di atas 2 tahun sudah dihitung ya.




Begitu masuk langsung disambut kolam-kolam ikan. Sya dan R asyik lihat ikan lele, patin, koi dan alligator apaaa gitu saya juga lupa, hehe. Setelah itu melewati tempat peminjaman caping alias topi yang kayak pak tani dan bu tani pakai.


Tujuan pertama kasih makan kelinci dan marmut (hamster). Ada kandanganya sendiri dan cukup besar, untuk peletnya dibandrol 2,500 per bungkus sedangkan susu untuk sapi 10,000 dan susu untuk kambing atau domba 5,000 per botol. Sya dan R langsung masuk ke kandang kelinci ditemani Mbak Intan, sedangkan saya mojok dulu ngurus kerjaan bentar (nasib mamak digital nomad, haha). Btw, makasih yaa Mbak Intan udah mau jagain Sya.



Tiba-tiba saya dengar suara tangis Sya, ternyataaaa jarinya diemut kelinci! Yaampun saya gemas tapi sekaligus kasian, tapi nangisnya cuma sebentar dan tidak berdarah, saya baca-bca juga ga ada infeksi kalau diemut kelinci. Setelah itu Sya dan R pindah ke kandang Marmut masih dengan pelet yang sama. Setelah kasih makan mereka bisa cuci tangan, sudah disediakan wastafel lengkap dengan sabunnya.




Perbenhentian berikutnya kandang sapi, kayaknya baru kali ini Sya lihat sapi perah yang besaarr banget. Sempat ketakutan dan minta dipegangin tangannya tapi setelah tahu mereka dikandang dana man, Sya dan R bisa dadah-dadah dong ama sapi perah. Kemudian histeria berlanjut pas kasih minum sapi yang anak-anak. Ternyata sedotan mereka kuat banget, mungkin haus banget ya. Sya jadi main tarik-tarikan dong megangin botol susu sapi sambil teriak-teriak, ahaha..

Adegan tarik-menarik botol susu dengan anak sapi


Setelah itu kasih minum susu ke anak domba, karena ukurannya lebih kecil jadi ga sekuat anak sapi tadi, Sya bagi-bagi deh satu botol susu ke beberapa anak domba.




Kami jalan lagi, mencoba cari kandang kuda, ternyata letaknya di belakang banget harus melewati tempat rusa, pemancingan, kandang bebek dan soang, peternakan telur ayam dan perkebunan, sayangnya perjalanan kami terhenti sampai perkebunan karena hujan yang cukup deras. 











Ini pemandangan kami sambil nunggu hujan reda, aduuhhh enak banget ini kalau ada saung, bisa tiduran dengan angin semilir, pemandangan hijau ditemani teh atau kopi hangat, beuh!




Saya pun jelaskan sama Sya asal muasal makanan dari tanaman yang perlu waktu untuk tumbuh, jadi jangan buang makanan lagi ya. Ga mudah loh bikin makanan itu. Kebetulan dari jauh ada tanaman jagung, sawi, selada dan cabai yang biasa Sya lihat sehari-hari. Ada juga beberapa orang dewasa yang panen beberapa tanaman dengan petik sendiri di kebunnya. Sya jadi bisa lihat proses mengadakan makanan sampai tinggal dilahap itu butuh waktu yang panjang.

Sejauh ini saya dan Sya serta Mbak Intan dan R senang banget main ke Kuntum Nusery karena tempatnya asyik, rapih, dan bersih bahkan stroller friendly loh. Selain itu tiketnya ga terlalu mahal, dan jajanan di dalamnya ga mendadak naik beberapa kali lipat. Tapi dengan semua itu, anak-anak bisa belajar banyak tentang hewan dan tanaman bahkan proses makanan itu terjadi. Sungguh salah satu objek wisata yang patut dikunjungi, apalagi kata Mbak Intan kalau kunjungan sekolah biasanya lebih banyak aktivitasnya untuk anak jadi makin paham tentang hewan dan tumbuhan.

terima kasih mendadak main barengnya ya Mbak Intan dan R 

Tempat playdate asyik lainnya: 





No comments:

Post a Comment