Tuesday, 25 June 2019

MEMPERSIAPKAN ANAK PINDAH RUMAH




Ternyata pindahan rumah itu ga segampang memindahkan barang dan fisik kita saja ya. Saya baru memahaminya setelah jadi orangtua dan punya anak, kalau ada orang lain yang harus kita persiapkan fisik dan mentalnya untuk pindahan rumah yaitu anak.

Kenapa penting menyiapkan anak untuk pindah rumah? 


Ternyata bisa tumbuh trauma pada anak yang berkepanjangan atau setidaknya ada jejak kenangan yang mendalam di benak anak.

Jadi teringat kakak ipar saya ada yang sampai trauma pindah rumah loh karena sewaktu kecil sering ikut bapak mertua pindahan dinas. Padahal…

Saya juga termasuk sering pindahan rumah dan kos, tapi ga sampai trauma cuma memang saya akui itu ga mudah saat menjalani prosesnya, tapi lama kelamaan ya terbiasa aja. Terlalu biasa sampai kadang saya kehilangan rasa ikatan pada sebuah benda atau lokasi, bahkan tetangga. Kalau sudah pindah hubungan tetangga buat saya biasa aja, kayak ga perlu reunian lagi aja gitu, toh udah ada tetangga baru. Pun ke tetangga baru saya juga biasa bersikap sewajarnya aja ga pengen terlibat akrab banget sampai jadi bff.

Nah waktu pindahan rumah kemarin kami ga mempersiapkan banget anak-anak untuk pindahan, briefing sih udah cuma kurang lama, alhasil ga sesuai rencana kaannn. Harusnya balik lagi ke rumah mertua eh mereka malah betah. Yaudah deh, terima nasib. (Padahal ya seneng juga tinggal di rumah sendiri siapa yang ga suka yee kaann..)

Baca Juga: PINDAHAN RUMAH

Jadii nih menurut saya baiknya persiapkan anak untuk pindahan itu mulai dari:

  •   Briefing

Jelasin kenapa harus pindah (ini penting untuk terbuka pada anak apapun alasannya pindah menurut saya sih baiknya dibicarakan ke anak), lokasi pindahannya seperti apa (kasih lihat foto-foto atau video), bahkan ajak survey lokasi kalo memang memungkinkan. Jelasin efek baik dan buruknya pindahan rumah kali ini. Briefing ini baiknya dilakukan jauh-jauh hari dan sesering mungkin.
  • Packing

Ajak anak untuk packing barangnya sendiri, selain itu packing perasaannya juga terutama bila sudah punya teman baik. Momen perpisahan di usia dini rasanya ga mudah memang, tapi bisa dilalui.
  • Sekolah

Nah ini karena kejauhan sekolahnya Sya, jadi kami harus cari sekolah baru di tahun ajaran berikutnya. Karena ga nyangka akan pindahan selamanya, jadi ga mempersiapkan diri cari sekolah dan dananya juga. Jadi baiknya hal ini juga dipersiapkan untuk anak ya sebelum pindahan.

Itu tadi persiapan sebelum pindahan, kalau setelah pindahan pasti ada proses adaptasi semisal bayar tagihannya berubah, transportasinya berubah, kultur masyarakatnya, dsb. It’s okay. It takes time but we can do it, right?





No comments:

Post a Comment